SD Islam Al Azhar 17 Bintaro menerima kegiatan Visitasi (Benchmarking) Konsep Sekolah Hijau pada hari Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh tim dari Setditjen PAUD Dasmen, Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, Pusat Kurikulum, serta Biro Hukum dalam rangka penyusunan pedoman Sekolah Hijau di satuan pendidikan.

Kegiatan visitasi disambut hangat oleh murid-murid Albin Sahabat Lingkungan (ASL) yang menjadi duta peduli lingkungan di SD Islam Al Azhar 17 Bintaro. Dengan penuh semangat dan percaya diri, murid ASL menyambut para tamu serta memperkenalkan berbagai program budaya lingkungan yang telah diterapkan di sekolah. Kehadiran ASL menjadi wujud nyata keterlibatan murid dalam menjaga dan menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, bersih, sehat, dan nyaman.

Kegiatan visitasi ini dilaksanakan dalam rangka penyusunan pedoman Sekolah Hijau yang bertujuan untuk melakukan tolok ukur (benchmarking) terhadap implementasi konsep Sekolah Hijau pada satuan pendidikan. Melalui kegiatan ini, tim visitasi melakukan pengamatan langsung terhadap berbagai program, budaya sekolah, sistem pembiasaan, serta pengelolaan lingkungan yang telah diterapkan secara berkelanjutan di SD Islam Al Azhar 17 Bintaro.

Selain melakukan observasi lapangan, kegiatan visitasi juga bertujuan untuk menggali praktik baik (best practice) yang dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan dan pedoman Sekolah Hijau di Indonesia. Tim visitasi mempelajari bagaimana sekolah mengintegrasikan nilai kepedulian lingkungan ke dalam budaya sekolah, kegiatan pembelajaran, pembiasaan murid, hingga keterlibatan seluruh warga sekolah dalam menjaga kelestarian lingkungan

Tujuan lain dari visitasi ini adalah untuk melihat secara langsung implementasi pendidikan lingkungan hidup yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga diterapkan melalui aksi nyata dan pembiasaan sehari-hari. SD Islam Al Azhar 17 Bintaro dinilai berhasil membangun lingkungan belajar yang mendukung tumbuhnya karakter peduli lingkungan pada murid melalui berbagai program berkelanjutan dan kolaboratif.

Dalam kegiatan ini, tim visitasi meninjau berbagai program unggulan sekolah seperti pengelolaan sampah terpilah, program pengurangan penggunaan plastik, pemanfaatan area hijau sekolah, kegiatan penghijauan, penyediaan fasilitas air minum isi ulang Albin Tirta , penghematan energi dan air, serta keterlibatan murid dalam berbagai kegiatan peduli lingkungan melalui program Albin Sahabat Lingkungan (ASL).

Tidak hanya itu, tim juga melihat bagaimana konsep Sekolah Hijau diintegrasikan dalam pembelajaran dan penguatan karakter murid. Berbagai kegiatan berbasis proyek lingkungan, aksi nyata peduli bumi, serta pembiasaan menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan sekolah menjadi bagian penting dalam implementasi pendidikan berkelanjutan di SD Islam Al Azhar 17 Bintaro.

      

Menjadi salah satu sekolah tujuan visitasi tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SD Islam Al Azhar 17 Bintaro. Hal ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui berbagai program nyata yang melibatkan seluruh warga sekolah. Kepercayaan yang diberikan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan lingkungan pendidikan yang hijau, sehat, nyaman, dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan kolaboratif. Tim visitasi turut berdiskusi bersama pihak sekolah mengenai strategi membangun budaya lingkungan di sekolah, tantangan implementasi program, serta inovasi yang dapat diterapkan untuk mendukung terciptanya sekolah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Semoga melalui kegiatan ini, SD Islam Al Azhar 17 Bintaro dapat terus memberikan kontribusi positif dalam pengembangan pendidikan berbasis lingkungan serta menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam mewujudkan budaya peduli lingkungan di dunia pendidikan 🌿✨

Postingan Terkait