SD Islam Al Azhar 17 Bintaro melaksanakan kegiatan Musyawarah Kerja (Muker) Tahun Ajaran 2026/2027 pada tanggal 4–6 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi ini mengusung tema “Mewujudkan Sekolah yang Beradab dan Berkemajuan”. Muker menjadi momentum penting bagi seluruh civitas sekolah dalam menyusun program kerja, mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sebelumnya, serta merancang langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang unggul dalam karakter, akademik, dan keterampilan abad 21.

Kegiatan musyawarah kerja diikuti oleh jajaran pimpinan sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh unsur pendukung sekolah. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti sidang pleno dan diskusi komisi secara aktif untuk menghasilkan program-program yang terarah, inovatif, dan selaras dengan visi pendidikan Al Azhar.

Acara dibuka secara resmi dengan sambutan kepala sekolah yang menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kuat dalam nilai adab, akhlak, dan kepedulian sosial. Tema “beradab dan berkemajuan” diharapkan menjadi landasan dalam setiap program kerja yang disusun.

Sidang Komisi dan Penyusunan Program Kerja

Dalam pelaksanaan Muker, peserta dibagi ke dalam lima komisi utama sesuai bidang masing-masing. Setiap komisi melaksanakan diskusi, evaluasi program sebelumnya, penyusunan target capaian, serta presentasi hasil pleno di hadapan seluruh peserta.

Komisi A Bidang Keagamaan

 

Komisi A membahas berbagai program penguatan karakter Islami dan pembiasaan ibadah di lingkungan sekolah. Fokus utama komisi ini adalah membentuk peserta didik yang memiliki akhlakul karimah, cinta Al-Qur’an, disiplin beribadah, dan mampu menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.  Dalam pleno komisi, disampaikan bahwa pendidikan agama tidak hanya menjadi tanggung jawab guru agama, tetapi menjadi budaya bersama yang diterapkan di seluruh aktivitas sekolah.

Komisi B Bidang Kurikulum

Komisi B berfokus pada pengembangan kurikulum yang adaptif, inovatif, dan selaras dengan kebutuhan pembelajaran masa kini. Diskusi mencakup implementasi Kurikulum Merdeka, peningkatan kualitas asesmen, serta strategi pembelajaran yang berpusat pada murid.  Komisi juga membahas pentingnya diferensiasi pembelajaran agar setiap murid mendapatkan layanan pendidikan sesuai potensi dan kebutuhannya.

Komisi C Bidang Ekstrakurikuler

Komisi C membahas pengembangan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan bakat, minat, kreativitas, dan kepemimpinan murid. Dalam diskusi, setiap pembina ekstrakurikuler menyampaikan evaluasi kegiatan serta rencana program unggulan untuk tahun ajaran mendatang.  Komisi menekankan bahwa kegiatan ekstrakurikuler bukan hanya sarana hiburan, tetapi menjadi media pembentukan karakter, sportivitas, kerja sama, dan kepercayaan diri murid serta mencetak prestasi murid dari sisi non akademik.

Komisi D Bidang Kokurikuler

Komisi D membahas pengembangan program kokurikuler yang selaras dengan implementasi Kurikulum Mendalam (Deep Learning) serta penguatan karakter melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Pembelajaran kokurikuler dirancang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian sosial murid.

Dalam diskusi komisi, peserta membahas berbagai strategi pembelajaran berbasis pengalaman nyata yang mampu mendorong murid belajar secara lebih bermakna, reflektif, dan kontekstual. Program kokurikuler diarahkan agar murid dapat memahami materi secara mendalam melalui kegiatan eksplorasi, proyek, praktik langsung, serta pembiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.  Dalam pleno disampaikan bahwa kegiatan kokurikuler harus mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Komisi E Bidang Kemuridan dan Pendukung

Komisi E membahas pelayanan dan pembinaan murid secara menyeluruh, termasuk bidang ketertiban, kesehatan, administrasi, perpustakaan, sarana prasarana, serta dukungan layanan sekolah lainnya.  Komisi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung perkembangan murid secara optimal.

Melalui kegiatan Musyawarah Kerja ini, SD Islam Al Azhar 17 Bintaro berharap seluruh program yang telah dirancang dapat terlaksana secara optimal dan memberikan dampak positif bagi kemajuan sekolah. Semangat kolaborasi, inovasi, dan penguatan adab menjadi fondasi utama dalam mewujudkan sekolah yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan.

Dengan terselenggaranya Muker Tahun 2026 ini, seluruh civitas SD Islam Al Azhar 17 Bintaro semakin siap melangkah bersama untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, islami, dan relevan dengan tantangan masa depan.

Postingan Terkait