Kegiatan Green Camp Adiwiyata merupakan program pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang dirancang untuk menanamkan karakter peduli lingkungan kepada murid secara menyeluruh—tidak hanya melalui teori, tetapi juga praktik langsung yang menyenangkan dan bermakna.

Pada pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang berisi pengarahan mengenai tujuan Green Camp, pengenalan konsep lingkungan berkelanjutan, serta pentingnya peran setiap individu dalam menjaga kelestarian alam. Murid diberikan pemahaman sederhana tentang permasalahan lingkungan seperti sampah, pencemaran, dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Green Camp yang dilaksanakan pada tanggal 4 April 2026 oleh murid kelas 3 dan 4 menjadi momen pembelajaran yang seru, edukatif, dan penuh aksi nyata dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya belajar secara teori, tetapi langsung mempraktikkan bagaimana menjaga dan merawat bumi melalui berbagai kegiatan kreatif dan bermanfaat.

Dengan penuh antusias, murid mengikuti rangkaian aktivitas yang berfokus pada pengolahan dan pemanfaatan barang bekas. Kegiatan diawali dengan membuat wadah tempat pensil dari toples bekas, yang melatih kreativitas serta kemampuan mengolah barang sederhana menjadi produk yang bernilai guna. Setiap murid bebas berkreasi menghias tempat pensil mereka sehingga menghasilkan karya yang unik dan menarik.

Selanjutnya, murid dikenalkan dengan proses pembuatan POC (pupuk organik cair) sebagai salah satu solusi ramah lingkungan dalam mengolah limbah organik. Murid belajar memahami bahan-bahan yang digunakan serta tahapan pembuatannya, sehingga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mengurangi sampah dan memanfaatkannya kembali.

Tidak hanya itu, kegiatan juga dilanjutkan dengan pembuatan kompos, di mana murid belajar secara langsung bagaimana mengolah sampah organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman. Proses ini memberikan pemahaman nyata tentang siklus alam serta pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan.

Sebagai penutup yang tak kalah menarik, murid juga melakukan praktik membuat tote bag dari baju bekas. Melalui kegiatan ini, murid diajak untuk lebih bijak dalam memanfaatkan pakaian yang sudah tidak terpakai menjadi produk baru yang estetik dan fungsional. Kreativitas dan kepedulian lingkungan berpadu dalam setiap karya yang dihasilkan.

Kegiatan Green Camp ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga membentuk karakter murid yang peduli, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Diharapkan, nilai-nilai yang diperoleh dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga murid menjadi generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi bumi.

Dari langkah kecil hari ini, untuk masa depan yang lebih hijau 🌱✨

Postingan Terkait